Pulau Gempa Pakistan

Image

Pulau kecil yang muncul di laut Arab, dekat Pakistan pasca gempa bumi berkekuatan 7,7 skala richter diprediksi tidak akan bertahan lama. Kandungan yang ada di dalam pulau kecil ini, mulai dari batuan, pasir dan lumpur diyakini akan hilang oleh air laut dalam beberapa bulan ke depan.

Ahli biologi kelautan dari institute Oseanografi Nasional Pakistan, Mohammad Danish mengatakan, beberapa tim ahli telah mngunjungi ‘pulau kecil’ tersebut secara langsung untuk melakukan analisis. Hasilnya ditemukan kandungan gas metana pada permukaan pulau kecil tersebut.

“tim kami menemukan gelembung yang muncul ke permukaan pulau tersebut yang bias memicu api ketika sebuah pemantik dinyalakan dan kami melarang tim kami untuk menyalakan api. Ini gas metana”, kata Danish.

Pulau kecil yang muncul di lokasi sejauh 200 meter dari garis pantai ini memiliki ketinggian sekitar 18-21 meter. Sedangkan lebarnya mencapai 91 meter dengan panjang mencapai 36 meter.

Permukaan pulau ini memang solid, namun kandungan yang ada di dalamnya tidak. Campuran antara batuan, pasir, lumpur dan air dengan sejumlah celah yang ada terlihat mebentuk gundukan pulau ini.

Seorang ahli gempa dai University of Melbourne, Australia, Gary Gibson mengatakan pulau kecil ini terbentuk dari lumpur gunung berapi. Gas metana yang ada di dalam gunung api memicu bahan-bahan yang ada di dekatnya untuk naik ke atas selama getaran kuat saat gempa terjadi.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s