Asteroid

Sehari setelah Hari Valentine, sebuah asteroid akan mendekat ke Bumi. Tak sampai menabrak memang, namun batu angkasa sepanjang 150 kaki atau 45,7 meter akan berada dalam jarak relatif sangat dekat.

Saking dekatnya, Asteroid 2012 DA14 akan melayang di bawah satelit buatan manusia yang mengorbit di sekitar planet kita. Jaraknya hanya sekitar  17.000 mil atau 27.358,8 kilometer, lebih dekat dari satelit geostasioner yang diluncurkan manusia ke luar angkasa — yang berjarak 22.200 mil atau 35.727 kilometer di atas Bumi.

Meski relatif kecil, jika sampai menubruk Bumi, asteroid itu bisa saja menimbulkan malapetaka. Sebab, saat menghujam ia akan menghasilkan energi setara 2,5 megaton TNT. Meski tak akan memicu kiamat, kekuatan itu cukup untuk memusnahkan kehidupan di kota seluas London Raya (Greater London).

Kabar buruknya lagi,  2012 DA14  hanya satu dari 500.000 batu angkasa yang melayang dekat bumi.

Terlihat Jelas dari Indonesia

Meski dekat, asteroid tersebut tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Menurut Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), 2012 DA14 tak cukup terang. Harus disaksikan melalui teleskop atau teropong.

NASA menyebut, asteroid itu akan melesat dari langit malam di selatan Bumi, menuju utara yang menjelang pagi. Jarak terdekatnya dengan Bumi akan terjadi 15 Februari pukul 19.26 UTC atau pukul 02.26 WIB, 16 Februari 2013.

Setelah empat menit dalam jarak terdekatnya dengan Bumi, akan ada kesempatan bagus 2012 DA14  memasuki bayangan Bumi sekitar 18 menit,

Saat bergerak cepat ke utara yang beranjak pagi, 2012 DA14 akan cepat pudar oleh sinar Matahari.

Menurut NASA, Indonesia adalah tempat terbaik untuk mengamati  2012 DA14, sementara pengamat langit di Eropa Timur, Asia, dan Australia juga bisa menikmati tampilan batu angkasa saat melayang dengan kecepatan 17.400 mph.

Bakal Tabrak Bumi

2012 DA14 ditemukan tahun lalu oleh para astronom di observatorium  La Sagra Sky Survey, dekat Granada, Spanyol. Tahun ini adalah jarak terdekatnya dengan Bumi setidaknya dalam tiga dekade.

“Di masa depan kemungkinan 2012 DA14 bertabrakan dengan Bumi tak bisa dikesampingkan. Meski nyaris mustahil, kemungkinannya lebih besar dari nol,” kata Dr Gerhard Drolshagen, pengamat obyek dekat bumi dari Space Situational Awareness (SSA) Badan Antariksa Eropa, seperti dimuatDaily Mail, Senin (4/2/2013).

Asteroid tersebut akan kembali mendekati Bumi pada tahun 2046, dalam jarak relatif dekat yakni 37.000 mil atau 59.545 kilometer.

Kemudian 97 tahun lagi, tepatnya pada 16 Februari 2110, asteroid ini akan kembali mendekat. Saat itulah ia berpeluang menabrak bumi. Meski kemungkinannya amat tipis, yakni 1:7.692.308.000.

Sementara, seperti dimuat Los Angeles Times, peluang asteroid seukuran DA14 menabrak bumi hanya sekali dalam setiap 1.200 tahun atau lebih. Demikian diungkap juru bicara NASA, David Agle.

Terakhir kali yang terjadi adalah pada tahun 1908 di Tunguska, Siberia. Kala itu, pada 30 Juni 1908, pukul 07.14 waktu setempat, ledakan terjadi di wilayah pedalaman di Krai Krasnoyarsk, Rusia.  Kekuatannya mencapai 1.000 kali bom atom Hiroshima .

Akibatnya sungguh luar biasa. Sebanyak 80 juta batang pohon seluas 830 mil persegi hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa. Karena lokasi ledakan jauh dari pemukiman.

 

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s