Blackberry Atau iPhone

Bea dan Cukai Amerika Serikat yang beberapa bulan lalu menyatakan berpaling dari Blackberry dan menggunakan Apple iPhone dikabarkan membuat kerjasama dengan Research In Motion (RIM). RIM mengatakan bahwa instansi tersebut telah menandatangani kontrak untuk sebuah program percontohan untuk menguji versi baru dari smartphone Blackberry yang meluncur awal tahun depan. Demikian dikutip dari The Wall Street Journal, Sabtu (15/12/2012).

            Sayangnya, perusahaan asal Kanada itu menolak mengungkapkan rincian dari program tersebut. Selain itu, belum ada data pasti terkait jumlah karyawan yang akan mencoba Blackberry baru.

            Sekretaris instansi Bea dan Cukai menolak mengomentari kabar tersebut. Namun dia mengatakan “Kami tidak menjauh dari perangkat iOS atau RIM. Lembaga kami memiliki hubungan yang cukup baik dan sudah terjalin lama dengan RIM, kami harap dapat melanjutkan kerjasama tersebut,” katanya.

            “Bea dan Cukai Amerika Serikat telah menjadi pelanggan Blackberry sejak lama, dan komitmen kami untuk pemerintah telah mempengaruhi pengembangan platform Blackberry 10,” kata Senior Vice President for Blackberry Security, Scott Totzke. Diketahui, Oktober 2012 Bea dan Cukai Amerika Serikat akan menandatangani kontrak baru dengan Apple untuk membeli iPhone yang akan digunakan oleh 17.600 pegawai pemerintah.

            RIM harus merelakan USD 2,1 juta berpindah tangan ke Apple. Bea dan Cukai Amerika Serikat beralasan bahwa teknologi RIM tidak dapat memenuhi kebutuhan bagi pegawainya.

Gambar

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s