Penjualan Drone Ke Korea Selatan

Pentagon sudah memberi tahu kongres Amerika Serikat untuk menjual pesawat mata-mata tanpa awak drone Global Hawk high-altitude kepada Korea Selatan. Dengan kesepakatan ini, kemampuan pengamatan intelijen Seoul akan meningkat.

            Kementrian Pertahanan Amerika Serikat ingin menjual empat dari versi Block 30 pesawat tanpa awak RQ-4 Global Hawk kepada Seoul di bawah program Penjualan Militer Luar Negeri. Secara formal kongres harus menyetujui penjualan ini, yang diperkirakan bernilai US$1,2 miliar, lapor Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA), Kementrian Pertahanan Amerika Serikat. Semula Kementrian Pertahanan berfikir hendak mempesiunkan drone versi Block 30.

            Kesepakatan ini meliputi peralatan terkait dengan drone, suku cadang, pelatihan dan dukungan logistic. Penjualan drone ke Korea Selatan ini sejalan dengan misi pengumpulan data intelijen Komando Gabungan Angkatan Bersenjata pimpinan Amerika Serikat di Korea Selatan yang memiliki sejumlah pasukan pada 2015.

            Saat ini Korea Selatan menjadi tuan rumah bagi 30.000 pasukan Amerika Serikat yang mengemban tugas dengan menggunakan teknologi maju. Global Hawk RQ-4 adalah pesawat tanpa awak buatan Northrop Grumman yang saat ini dioperasikan tentara Amerika Serikat dan Jerman. Drone ini sesungguhnya memiliki peran yang sama dengan U-2 buatan Lockheed yang bisa beroperasi di semua cuaca untuk mengumpulkan data intelijen.

            Kongres Amerika Serikat mungkin akan menghadang penjualan drone ini, namun sumber diplomatic mengatakan kepada kantor berita Korea Selatan Yonhap bahwa legislator Amerika Serikat tidak akan mengganjal. Sebelumnya Amerika Serikat tidak mau menjual drone ke Seoul, tulis Yonhap. Drone bisa melakukan survey landscape dengan radar dan sensor optic yang bisa menembus awan saat terbang di ketinggian 20 km. Model Block 30 mungkin terlalu mahal untuk Korea Selatan.

            Pada Januari tahun ini Angkatan Udara Amerika Serikat mengumumkan akan mempensiunkan armada drone jenis ini dan akan menggantinya dengan drone yang lebih canggih versi Block-40 pada 2013. Mempensiunkan drone versi Block-30 akan menghemat US$2,5 miliar selama lima tahun beroperasi. Tapi sepertinya kongres Amerika Serikat tidak menyetujui versi Block-40 dan sepakat tetap menggunakan versi Block-30 hingga 2014.

            Amerika Serikat hanya bisa menjual barang yang mendekati obsolete, dengan skema seolah menguntungkan negara pembeli seperti Korea Selatan dan agak ditentang oleh kongres. Penjualan ini tentu menguntungkan Northrop Grumman.

Gambar

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s