Bom Suriah Jatuh Di Turki

Lima orang tewas dan 13 orang lagi cedera oleh bom artileri yang jatuh di Provinsi Sanliurfa, Turki tenggara, dari Suriah, Rabu (3/10). 

Gubernur Sanliurfa Celalettin Guvenc mengatakan tiga atau empat bom artileri Suriah jatuh di Kota Kecil Akcakale, Provinsi Sanliurfa, yang berbatasan dengan Suriah, demikian laporan kantor berita setengah resmi Suriah, Anatolia. 

Satu bom artileri menghantam satu rumah sekitar pukul 16.30 waktu setempat (20.30 WIB), menewaskan seorang ibu dan empat anaknya di dalam rumah itu. “Dalam peristiwa tersebut, 10 orang cedera, termasuk beberapa petugas polisi. Dua di antara yang cedera berada dalam kondisi serius,” kata Guvenc. 

“Kami telah mengungsikan 30 warga di wilayah di dekat perbatasan Turki-Suriah sebagai langkah pencegahan,” Guvenc menambahkan.

Gubernur itu mendesak rakyat Turki agar “menahan diri”, dan menambahkan “Kami telah memberitahu perdana menteri mengenai perkembangan keadaan. Semua pertemuan yang diperlukan sedang diadakan di Ankara.”

 

“Ledakan di Kota Kecil Akcakale dari wilayah Suriah mengakibatkan kepanikan, dan langkah pengamanan ketat telah dilakukan di kota kecil tersebut,” kata Wali Kota Akcakale Abdulhakim Ayhan sebagaimana dikutip Anatolia. 

Ayhan mengatakan dua ledakan terpisah terjadi di kota kecil itu, demikian laporan Xinhua –yang dipantau ANTARA di Jakarta, Senin pagi. 

Setelah ledakan tersebut, Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu mengadakan pembicaraan telepon terpisah dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, utusan khusus gabungan PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi dan Sekretaris Jenderal NATO Jenderal Anders Fogh Rasmussen. Ia memberitahu para pejabat tersebut mengenai peristiwa itu, kata Anatolia. 

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan menerima keterangan mengenai ledakan tersebut dari Gubernur Sanliurfa Celalettin Guvenc, dan mengadakan pertemuan darurat dengan para pejabat senior Turki, kata nTV. 

Juru Bicara NATO Oana Lungescu, Rabu (3/10), mengatakan NATO memantau secara seksama dan cemas situasi di Turki tenggara. 

Ankara telah berulangkali mengeluhkan peluru nyasar dari senapan dan senjata artileri ke dalam wilayahnya. 

Pekan lalu, pemerintah Turki menyatakan akan melakukan tindakan jika serangan mortir terulang ke wilayahnya dari Suriah.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s