Apple Melanggar Hak Paten

VirnetX Holding Corp akan mendapat US$368,2 juta setelah juri federal menyatakan Apple Inc melanggar paten atas teknologi jaringan virtual pribadi yang digunakan dalam fungsi panggilan video FaceTime milik produsen iPhone.

VirnetX, yang pernah memenangkan penyelesaian sengketa senilai US$200 juta dari Microsoft Corp pada 2010, menuduh Apple melanggar empat paten yang berhubungan dengan jaringan pribadi.

Kasus ini menargetkan produk Apple yakni iPhone, iPad Touch dan iPad serta computer Mac yang menggunakan fungsi layanan FaceTime. Apple membantah melanggar paten dan berpendapat paten lawannya tidak valid.

Paten milik VirnetX itu mencakup penggunaan layanan nama domain untuk membuat jaringan virtual pribadi, yang dengan itu pemilik website dapat berinteraksi dengan pelanggan secara aman atau pegawai dapat bekerja di rumah dan mendapatkan akses ke file elektronik perusahaan. VirnetX semula minta ganti rugi US$708 juta.

“Selama bertahun-tahun Apple menolak untuk membayar nilai yang wajar untuk paten milik VirnetX,” kata Doug Cawley, seorang pengacara McKool Smith di Dallas yang mewakili VirnetX, seperti dikutip Bloomberg.

“Apple mengatakan mereka tidak melanggar. Namun, pengembang Apple bersaksi bahwa mereka tidak menaruh perhatian kepada paten milik siapapun ketika mengembangkan system mereka.”

Setelah putusan, kata Cawley, VirnetX akan mengajukan permohonan untuk memblokir pengguna lebih lanjut dari penemuan tersebut. Kristin Huguet, juru bicara Apple, mengatakan bahwa perusahaan tidak berkomentar.

Focus dari gugatan itu adalah pada aplikasi FaceTime milik Apple, yang memungkinkan orang menggunakan computer Mac untuk membuat panggilan video ke iPhone, iPod Touch, atau iPad.

Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California itu mengklaim menggunakan teknologi yang berbeda dari apa yang dicakup oleh paten VirnetX itu.

“Apple tidak berhutang uang pada VirnetX,” kata Danny Williams, seorang pengacara dari Williams, Morgan & Amerson di Houston yang mewakili Apple.

“VirnetX tidak berhak atas uang untuk hal-hal yang bukan penemuan mereka. Teknologi VirnetX, jika digunakan, adalah bagian kecil dari sesuatu yag sangat besar, ini produk yang kompleks,” katanya kepada juri.

Kasus ini telah menerima begitu banyak perhatian. Hakim Distrik AS Leonard Davis memerintahkan para pihak pada 19 Oktober untuk memberitahu investor mereka untuk berhenti menelpon pengadilan. Dia mengatakan bahwa kantornya menerima lebih dari 10 panggilan telepon per hari.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s