NATO Tetap Jalankan Misi Meski Diserang

Gedung Putih pada Minggu bersikeras bahwa serangan orang dalam terbaru terhadap pasukan Amerika oleh rekan-rekan Afghanistan tidak akan mengalihkan perhatian NATO pada misinya untuk memberikan pelatihan kepada tentara lokal sehingga mereka dapat meninggalkan negara itu pada 2014.

 

Wakil juru bicara Presiden Barack Obama, Josh Earnest, mengatakan bahwa para pejabat tinggi telah mengetahui rincian serangan terbaru itu, yang terjadi setelah pasukan NATO melanjutkan aktivitas setelah peninjauan operasi bersama pasukan Afghanistan yang dipicu oleh serentetan insiden yang disebut insiden “serangan orang dalam.”

 

“Jangan salah artikan… serangan-serangan ini tidak mengubah komitmen apapun dari presiden, komitmen pasukan kami di sana atau komitmen sekutu-sekutu kami untuk terus melanjutkan dan berhasil menyelesaikan misi untuk mengakhiri perang di Afghanistan pada 2014,” tambahnya.

 

Earnest mengatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi risiko serangan orang dalam, termasuk pemeriksaan lebih besar terhadap pasukan Afghanistan.

 

Komentarnya muncul beberapa jam setelah sebuah pertempuran antara pasukan NATO dan sekutu-sekutu Afghanistan-nya yang menewaskan lima orang dalam situasi yang tidak jelas. 

 

Seorang tentara NATO, seorang kontraktor sipil dan tiga pasukan Afghanistan tewas dalam baku tembak pada Sabtu malam di provinsi Wardak, bagian barat kota Kabul, kata Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) aliansi transatlantik.

 

“Apa yang awalnya dilaporkan bahwa sebuah serangan orang dalam yang diduga, saat ini dapat dipahami merupakan sebuah baku tembak,” kata wakil komandan ISAF, Letnan Jenderal Adrian Bradshaw dalam sebuah konferensi pers yang cepat. 

 

Insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

 

Juru bicara kepolisian provinsi, Abdul Wali, mengatakan kepada AFP bahwa penembakan terjadi setelah “sebuah sengketa verbal” antara kedua belah pihak tersebut.

 

Wakil juru bicara Kementerian Pertahanan, Jenderal Daulat Waziri, mengatakan bahwa insiden tersebut merupakan sebuah hasil dari “kesalahpahaman,” seraya menambahkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam baku tembak itu.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s