35 Militan Tewas Dalam Perang Nigeria

Militer Nigeria menyatakan, Senin, 35 anggota Boko Haram tewas dalam operasi pasukan yang dilakukan di kota wilayah timurlaut, Damaturu. 

“Satuan Tugas Gabungan berhasil membunuh 35 teroris Boko Haram dalam tembak-menembak antara Minggu malam dan Senin,” kata Letnan Lazarus Eli, seorang juru bicara militer di Yobe, negara bagian dengan ibu kota Damaturu. 

Larangan keluar rumah diberlakukan di kota itu pada Sabtu larut malam menjelang operasi tersebut, yang juga berhasil menangkap 60 terduga anggota Boko Haram. 

Larangan itu telah dikendurkan dan penduduk kini diizinkan keluar rumah dari pukul 07.00 hingga pukul 22.00, kata Eli. Jam malam di ibu kota ekonomi Yobe, Potiskum, juga diperlonggar. 

Pasukan melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah di tiga daerah Damaturu mulai Minggu larut malam dan terlibat dalam “pertempuran sengit” dengan militan hingga Senin pagi, kata juru bicara itu dalam sebuah pernyataan. 

Dua prajurit juga cedera dalam bentrokan tersebut. 

Eli menambahkan, sejumlah senjata yang ditemukan di tempat persembunyian Boko Haram mencakup puluhan senapan, peledak dan ratusan amunisi serta 32 anak panah dan dua pedang. 

Minggu, seorang ibu dan seorang anak tewas dalam serangan bom bunuh diri di sebuah gereja di kota Bauchi, Nigeria utara. Pemboman itu mirip dengan serangan-serangan serupa yang diklaim oleh Boko Haram. 

Kekerasan meningkat di Nigeria sejak serangan-serangan menewaskan puluhan orang selama perayaan Natal 2011 yang diklaim oleh kelompok muslim garis keras Boko Haram. 

Kano, kota berpenduduk sekitar 10 juta orang di Nigeria utara, merupakan wilayah yang terpukul paling parah dalam kekerasan itu. 

Rangkaian pemboman dan penembakan melanda Kano setelah sholat Jumat (20/1), menewaskan 185 orang, dalam serangan-serangan yang diklaim oleh Boko Haram yang ditujukan pada markas polisi dan kantor-kantor polisi lain, sebuah bangunan kepolisian dan kantor imigrasi. 

Penembakan juga terjadi di sejumlah daerah kota itu, yang sejauh ini luput dari kekerasan terburuk selama beberapa bulan ini yang dituduhkan pada kelompok muslim garis keras tersebut. 

Satu sumber kepolisian Nigeria mengatakan kepada AFP, Kamis (26/1), sekitar 200 orang ditangkap setelah serangan itu. 

Serangan-serangan itu merupakan operasi paling mematikan oleh kelompok tersebut dan ditujukan terutama pada kantor polisi. 

Boko Haram mengklaim puluhan serangan di Nigeria, termasuk pemboman bunuh diri pada Agustus di markas PBB di Abuja yang menewaskan sedikitnya 24 orang. 

Serangkaian serangan bom di kota Jos, Nigeria tengah, pada Malam Natal 2010 juga diklaim oleh Boko Haram. 

Boko Haram meluncurkan aksi kekerasan pada 2009 yang ditumpas secara brutal oleh militer yang menewaskan sekitar 800 orang dan menghancurkan masjid serta markas mereka di kota Maiduguri, Nigeria timurlaut. 

Kelompok itu tidak aktif selama sekitar satu tahun dan kemudian muncul lagi pada 2010 dengan serangkaian pembunuhan. 

Penduduk Nigeria yang berjumlah lebih dari 160 juta orang terpecah di wilayah utara yang sebagian besar Muslim dan wilayah selatan yang umumnya Kristen.

 

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s