Armada MiG-29 Terganggu Karat

AU Rusia kini berusaha keras mengembalikan armada pesawat tempur MiG-29 ke status operasional sepenuhnya. Armada tersebut dilarang terbang setelah sebuah MiG-29 jatuh sesudah lepas landas di Pangkalan Domna, Siberia Selatan, Desember 2008. Dua bulan sebelumnya di tempat sama sebuah MiG-29 lainnya juga jatuh. Dari penyelidikan yang dilakukan, penyebab kecelakaan kedua pesawat adalah akibat karat pada penstabil vertical. Penyelidikan menemukan sekitar 70% armada MiG-29 ternyata mengalami karat di tempat tersebut. Kedua pesawat yang jatuh diketahui pernah lama ditempatkan di pangkalan dekat Laut Hitam, sehingga rawan karat. Banyaknya pesawat yang terkena karat diduga sebagai akibat jarang diterbangkan, terutama semasa Rusia pernah mengalami krisis bahan bakar. Pesawat yang amat dibatasi terbangnya itu pun hanya ditempatkan di lapangan terbuka, sehingga selalu tertimpa salju, hujan, dan terik matahari. AU Rusia saat ini mengoperasikan 291 MiG-29, yang usia pakainya diperpanjang melalui program modernisasi. Dari semula dirancang untuk 20 tahun dengan 2.500 jam penerbangan menjadi 40 tahun atau 4.000 jam terbang. Meskipun masalah karat menimpa banyak MiG-29 AU Rusia, namun dari para pemakai pesawat serupa lainnya tidak ada keluhan, seperti Polandia, Slovakia, Bulgaria, Malaysia, dan India.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s