Kami yang Akan Mati

Kira-kira 50.000 orang bersorak-sorai ketika para gladiator, orang yang diadu atau berkelahi, memasuki arena luas. “Salam hormat kami yang akan mati!” demikian seru mereka kepada penyelenggara pertunjukan.

Gladiator itu diadu satu lawan satu. Mereka tahu bahwa mereka harus berlaga sampai mati. Tetapi bila gladiator yang dikalahkan telah betul-betul berkelahi, penonton akan melamabi-lambaikan sapu tangannya. Artinya mereka ingin agar sang gladiator tetap hidup.

Orang Romawi gemar melihat perkelahian ini. Di Roma pertandingan semacam ini diadakan di Koloseum. Gedung ini kira-kira sebesar stadion sepak bola sekarang. Sekli waktu arena ini dipenuhi dengan air untuk mempertunjukkan adu perahu. Di kemudian hari dibuat kurungan dan liang untuk binatang buas di bawah arena. Orang Romawi menyukai adu binatang dan pertarungan antara binatang melawan manusia. Namun yang popular adalah pertarungan antargladiator.

Sekarang koloseum itu telah hancur dan tinggal puing-puimg belaka. Gladiator dan binatang buasnya sudah tiada. Yang ada hanyalah pemandu wisata serta kucing saja.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s