Penjara yang Menjadi Negara

Memang anehlah bahwa Australia mula-mula dihuni karena Perang Revolusi di Amerika. Pada suatu ketika banyak negara menggunakan koloninya sebagai penjara. Pemerintah Inggris mengapalkan narapidana dan orang tahanan lain ke koloninya di Amerika. Namun setelah koloni-koloni Amerika merdeka, Inggris harus menemukan tempat baru.

Maka hampir dua ratus tahun yang lalu sebuah armada kapal meninggalkan Inggris menuju Australia. Kapal tadi mengangkut lelaki dan wanita yang dibuang dari negaranya. Beberapa tahanan memang penjahat, namun banyak di antaranya dipenjarakan karena tidak mempunyai uang untuk membayar utang. Orang-orang Australia pertama tadi menetap di tempat yang sekarang menjadi Kota Sydney, kota terbesar di Australia. Di kemudian hari dikirimkan narapidana paling jahat ke penjara khusus yang dinamakan “pemukiman pidana”. Salah satu di antara pemukiman pidana utama tersebut ialah Port Arthur yang terletak di Tanah Van Diemen. Pulau bertanah tiak rata yang sekarang bernama Tasmania itu terletak di lepas pantai tenggara Australia.

Kehidupan Port Arthur tidaklah seburuk yang engkau bayangkan dan melarikan diri pun hampir tidak mungkin. Pengawal penjara dan anjing terus berjaga-jaga. Laut penuh hiu dan ombak mengempas di padasnya yang curam. Banyak orang tahanan mencoba melarikan diri, namun hanya sedikit sajalah yang berhasil. Selama hampir lima puluh tahun Port Arthur dipakai sebagai penjara lebih kurang bagi 30.000 orang. Namun dua tahun kemudian penjara ini ditinggalkan. Kebanyakan tempat pemukimannya dimusnahkan api.

Sekarang banyak turis mengunjungi Port Arthur. Di antara reruntuhan yang pernah berdiri kira-kira selama seratus tahun itu terlihatlah penjara serta menaranya, rumah, gereja serta rumah sakit yang semuanya dibangun oleh para tahanan. Reruntuhan ini merupakan peringatan bahwa Australia adalah negara yang bermula sebagai penjara.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s