Tersesat di Tengah Kabut

Engkau sedang berjalan di dataran rendah yang tidak rata. Tanahnya lembab, angin dingin tak berhembus dan tak terdengar bunyi apa pun. Hujan mulai turun. Gulungan kabut sedikit demi sedikit mengepul ke atas dari bawah. Engkau berjalan terus. Ketika melangkah, kakimu menjadi basah. Hujan semakin lebat dank abut pun semakin tebal. Engkau mulai mendengar bunyi seperti desisian atau dengking. Engkau berjalan terus. Kabut sedemikian tebalnya sehingga engkau tidak melihat sesuatu pun. Tiba-tiba seolah-olah terdengar sebuah jeritan, teriakan. Adakah yang mengikutimu? Rasanya bulu kudukmu berdiri. Engkau tersesat – tersesat di tengah kabut!

Peristiwa seperti tadi mungkin terjadi pada dirimu jika engkau berjalan-jalan di padang berlumut di Inggris atau Skotlandia. Padang berlumut ini adalah tanah gersang luas yang terbuka. Banyak pengarang misteri menggunakan padang berlumut sebagai tempat kejaidan ceritanya. Salah seorang pengarang misteri ternama ialah Sir Arthur Conan Doyle, pengarang cerita Detektif Sherlock Holmes.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Tersesat di Tengah Kabut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s