Kebun Tergantung

Dahulu kala hiduplah Raja Nebukadnezar di negara yang bernama Babilonia. Ia menikahi seorang putri cantik dari negeri seberang serta membawanya pulag ke Babilon, ibukota negara Babilonia. Namun ratu baru itu lama-kelamaan merindukan gunung-gunung serta kebun-kebun negerinya.

Maka raja memanggil semua arsitek dan ahli pertukangannya untuk merancang kebun terindah yang pernah dilihat orang di dunia.

Pembangunan dimulai. Tukang-tukang raja membangun dinding serta teras tinggi untuk meletakkan bunga, pohon bebuahan serta air mancur. Kebun-kebun ini merupakan kebun tertinggi yang pernah dilihat orang. Tingginya sama dengan bangunan bertingkat tiga puluh lima.

Tanpa bantuan peralatan mesin, tidak mudahlah membangun kebun itu. Karang dan batu yang akan digunakan untuk membangun dinding, teras dan air mancurnya harus diseret dari tempat-tempat jauh.

Agar kebun-kebun tetap hijau dan air mancur tetap memnacurkan air, air harus dipompa dari sungai yang sangat jauh letaknya.

Kita tidak mengetahui kebenaran cerita itu, namun kita memang tahu bahwa Kebun Tergantung di Babilon tadi sungguh-sungguh pernah ada.

Di Irak ahli purbakala menemukan sumur, selokan serta gudang kosong di bawah tanah yang dahulu mungkin merupakan bagian dari Kebun Tergantung Babilon. Kata “tergantung” membingungkan orang karena kebun tadi sebenarnya tidak tergantung, melainkan hanya menyerupai balkon dan teras.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s