Tempat Pertemuan Australia

Belum seratus tahun yang lalu Australia terdiri atas enam koloni yang diperintah oleh Inggris. Kemudian pada tahun 1901 koloni ini bersatu untuk membentuk Negara Persemakmuran Australia.

Dewasa ini Australia adalah negara merdeka, tetapi menjadi juga anggota Negara Persemakmuran Inggris. Kelompok negara itu dahulu berada di bawah kekuasaan Inggris. Kepala Negara Persemakmuran tadi adalah Ratu Elizabeth II dari Inggris. Dengan demikian Ratu Elizabeth menjadi ratu Australia juga. Namun bangsa Australia tidak diperintah oleh ratu. Mereka memilih pembuat undang-undangnya sendiri yang bersidang di Gedung Parlemen di Canberra, ibukota Australia.

Nama Canberra berasal dari kata kanberri. Kata ini dalam bahasa penduduk asli berarti “tempat pertemuan”. Ketika dipilih sebagai ibukota, “tempat pertemuan” indah itu sedikit sekali pohonnya. Sebagai bagian percobaan, berangan, pengki, bek, betula, kapasan, balsam, dan cemara kipas didatangkan dari seluruh dunia. Namun rakyat menginginkan juga pepohonan asli Australia. Pohon yang mereka tanam ialah pohon gom, yaitu sebutan yang mereka berikan untuk pohon eukaliptus. Mereka pun menanam banyak akasia yang di Australia disebut wattle.

Akasia dan pohon gom menjadi sangat penting artinya karena digunakan untuk menghiasi salah satu lencana tak resmi Australia. Sesungguhnya ranting-ranting akasia yang sedang berbunga membentuk latar belakang lambang Australia. Seluruhnya ada lebih dari satu setengah juta pohon serta perdu yang ditanam untuk mempercantik ibukota Australia.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s