Mendaki Gunung Fuji

Ada orang yang mendaki gunung karena gnung itu ada. Ada lagi yang mendaki hanya karena ingin bersenang-senang atau bertualang. Namun ada orang yang mendaki Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang, dengan alas an yang lain daripada yang lain. Orang-orang ini adalah penganut agama Sinto, sebuah sekte atau kelompok agama yang paling tua di Jepang. Bagi mereka Gunung Fuji adalah gunung suci dan mendaki gunung ini merupakan ziarah pula.

Para peziarah Sinto mengenakan pakaian khusus pada waktu mendaki gunung. Mereka mengenakan tunik atau semacam mantel putih dan memakai sandal jerami. Merke membawa paying untuk melindungi diri dari terik matahari dan tongkat agar mudah mendaki. Mereka juga membaca doa, termasuk doa agar cuaca di gunung baik karena cuaca di Gunung Fuji tidak selalu tepat untuk pendakian. Pada musim dingin salju menyelimuti gunung dan makin sulitlah orang mendakinya. Inilah sebabnya mengapa banyak orang menunggu sampai bulan Juli dan Agustus. Dalam bulan-bulan itu salju hilang kecuali pada puncak teratas. Kadang kala orang menunggu sampai malam hari tiba agar terhindar dari sengatan matahari musim panas.

Para pendaki dapat beristirahat dan makan di gubuk-gubuk batu di sepanjang perjalanan. Kira-kira bagian tengah gunung dikenal sebagai “garis batas langit dan bumi”. Di puncak gunung ada kawah besar yang dapat kau kelilingi karena gunung itu adalah gunung berapi. Kendati demikian, orang tidak perlu khawatir kalau-kalau Gunung Fuji meletus. Gunung itu tidur selama lebih kurang 150 tahun, namun kadang kala dari celah-celah kawahnya keluar uap.

Orang Jepang mengenal Gunung Fuji sebagai Fujiyama atau Fuji-san. Fuji dapat berarti ”api”, “tiada kematian” atau “tidak pernah mati”, Yama dan san keduanya berarti “gunung”. Tidak peduli apakah gunung tadi disebut Gunung Fuji, Fujiyama atau Fuji-san, namun terutama apabila kita berada di puncaknya pada waktu matahari menyingsing, mudahlah kita memahami mengapa gunung indah ini dipandang suci oleh begitu banyak orang Jepang.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s