Negeri Liliput

Dalam buku Perjalanan Gulliver karangan Jonathan Swift, Gulliver mengunjungi negeri Liliput, negeri orang kerdil. Gulliver manusia biasa, tetapi dikira raksasa oleh orang Liliput.

Engkau akan dapat membayangkan perasaan Gulliver jika mengunjungi Madurodam, kota mini di Den Haag, Negeri Belanda. Segala sesuatu di Madurodam berukuran dua puluh lima kali lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Engkau dapat membungkuk serta menyentuh kapal di pelabuhan atau meraih lampu mercu suar dan menutupnya dengan tangan. Engkau dapat melompati kanal dan berlomba dengan kereta ekspres menerobos pedesaan.

Mobil menderu di bawahmu sewaktu engkau berjalan di jalan raya modern. Engkau jauh lebih tinggi daripada sapi dan kincir angin. Jika telniga kau tempelkan pada dinding gereja atau opera, engkau akan mendengar music. Pada malam hari kota kecil ini menjadi sunyi. Lalu lampu-lampu akan menyala di rumah dan di jalan. Di lapangan udara lampu menara beredar di langit.

Pada pintu masuk Kadurodam terdapat sebuah plakat perunggu. Pada plakat tersebut terlihat George Maduro, seorang pahlawan dari Negeri Belanda dalam Perang Dunia II. Orang tua Maduro membangun kota mini tadi untuk mengenangnya – sebuah tempat yang dapat dinikmati oleh semua orang, namun terutama oleh anak-anak.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s