Negeri Puri Berhantu

Dahulu kala seorang baron tamak mengurung calon istrinya di menara puri sampai hari pernikahan tiba. Putri ini terus mencari dalih untuk menunda hari pernikahan dengan harapan semoga ada orang yang akan menyelamatkannya. Akhirnya putri memberitahu baron bahwa menurut adat kebiasaan di negeri asalnya ia harus menenun kain untuk pakaian pengantinnya. Maka baron mengantarkan alat pemintal ke menara. Tetapi putri tiduk kunjung selesai menenun sehingga baron menjadi marah. Ia memberi putri waktu dua hari lagi untuk menyelesaikan tugasnya. Setelah waktunya habis, baron menanyakan apakah pakaian pengantin sudah siap. Putri menjawab bahwa ia tidak membuat pakaian pengantin melainkan kain kafan. Kemudian setelah selesai berbicara ia meloncat melalui jendela menara sehingga tewas.

Apabila engkau terpaksa mengunjungi puri ini pada malam hari, konon kadang kala akan terdengar bunyi desir alat pemintal dari arah menara.

Itulah legenda yang diceritakan tentang Puri Ansemburg di Luxemburg. Luxemburg adalah negar kecil di Eropa dan lebih kurang sebesar Negara bagian Pulau Rhodes di Amerika Serikat.

Di Luxemburg engkau dapat menemukan lusinan puri “berhantu”. Cerita dan legenda tentang baron tamak serta ksatria, harta karun yang tersembunyi serta peri dan hantu diceritakan berulang kali oleh penduduk Luxemburg, “Negeri Puri Berhantu”.

Puri Luxemburg

Puri Vianden

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s