Wisma Agung Santo Bernardus

Pegunungan Alpen yang tinggi bertudung salju merupakan penghalang besar bagi berbagai negara di Eropa. Selama ribuan tahun satu-satunya jalan utnuk menyeberangi gunung tadi ialah jalan sempit di dasar lembah. Para pelancong menghadapi banyak bahaya, terutama pada musim dingin. Badai salju yang tiba-tiba turun dapat menyesatkan mereka. Jika mereka berbaring untuk beristirahat, mereka akan mati beku. Gumpalan-gumpalan salju besar yang menggelinding menuruni lereng pegunungan dapat menimbuni mereka.

Hmpir seribu tahun yang lalu Santo Bernardus dari Menthon membangun sebuah penginapan atau wisma di puncak tertinggi pada salah satu jalan sempit antara Swiss dan Italia. Penginapan tadi cukup luas dan dapat menampung tiga ratus orang dan penginapan ini akhirnya menjadi terkenal sebagai Wisma Agung Santo Bernardus, sedangkan selanya dinamakan Sela Santo Bernardus Agung. Para rahib yang tinggal di penginapan ini mengabdikan diri untuk menolong para pelancong. Untuk membantu usaha mereka menyelamatkan nyawa orang, para rahib menernakkan, memelihara, dan melatih anjing-anjing besar yang sekarang dikenal orang sebagai anjing St. Bernard.

Anjing yang termahsyur bernama Barry. Barry hidup lebih dari 150 tahun lalu. Banyak orang percaya bahwa anjing itu telah menyelamatkan kira-kira empat puluh jiwa. Ketika ia mati, kulitnya diisi dan dijadikan anjing isian yang masih dapat dilihat di sebuah museum di Bern, Swiss.

Tetapi waktu berjalan terus sejak Barry hidup. Pejalan kaki dan pemain ski yang terseat kini diselamatkan oleh helicopter dan anjing gembala Jerman. Namun kini pun anjing St. Bernard masih dipakai di Wisma. Maka para rahib tetap menernakkan dan memelihara beberapa anjing ini. Sampai sekarang anjing terbaik dari setiap perindukannya dinamakan Barry untuk menghormati si pemberani yang hidup pada masa lalu.

Setiap tahun ribuan orang mengunungi Wisma Agung Santo Bernardus yang berdinding batu kelabu. Tentu saja banyak orang ingin melihat anjing terkenal di dunia yang kini diternakkan dan dipelihara terutama sebagai anjing pameran dan hewan kesayangan. Kendatipun anjing ini tidak digunakan lagi dalam usaha penyelamatan, keberanian, dan apa yang dilakukannya ribuan tahun lalu masih tetap dikenang orang

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s