Huawei Mate 20

Huawei Mate 20

At the IFA 2018 event, Huawei will launch the Mate 20 and Mate 20 Pro. In appearance this phone like Mate 20 Pro has been launched first. The back uses a square camera module. 3 camera compositions plus one Flash LED. Below the camera is a fingerprint sensor. In Mate 20, the camera notch is made smaller like a water drop. In the processor and graphics processing section, Mate 20 uses the Kirin 980 processor which has a 780nm fabrication that has specifications to fight Apple A12 Bionic processors.

Iklan
Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Huawei Mate 20

Huawei Mate 20

Di event IFA 2018, Huawei akan meluncurkan Mate 20 dan Mate 20 Pro. Secara tampilan ponsel ini seperti Mate 20 Pro yang sudah diluncurkan terlebih dahulu. Bagian belakangnya menggunakan modul kamera persegi. Komposisinya 3 kamera ditambah satu LED Flash. Di bawah kamera terdapat sensor sidik jari. Pada Mate 20, notch kamera dibuat lebih kecil seperti tetesan air. Pada bagian processor dan pengolah grafis, Mate 20 menggunakan prosessor Kirin 980 yang punya fabrikasi 780nm yang memiliki spesifikasi untuk melawan prosessor Apple A12 Bionic.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Dickinsonia, the oldest animal in the world

Dickinsonia

Dickinsonia, animals that existed around 558 million years ago. At first glance like moss or giant amoeba like the speculations of previous experts. But a study in the journal Science has broken this opinion. This finding is called the “Holy Grail of Palaeontology” by researchers. The study was based on the discovery of Dickinsonia fossils in the White Sea region, Northwest of Russia, by Ilya Bobrovskiy from the Australian National University.

Dickinsonia lived in the Ediakara period, 20 million years before the “Cambrian Eruption”. This event occurred in the Cambrian period (541 million years ago) which produced groups of animals with complex structures – such as worms and mollusks. The birth of a large number of complex organisms is speculated thanks to increased oxygen content. Before about 580 million years ago, most organisms still had a simple structure, consisting of individual cells that were sometimes organized into colonies. Over the next 70 or 80 million years, the pace of evolution is accelerating and the diversity of life is starting to resemble today. The process ended with the Cambrian-Ordovician extinction event, around 488 million years ago.

Dickinsonia fossils discovered by Ilya Bobrovskiy were 1.4 meters long. This animal is oval-shaped, with a large number of smooth protrusions arranged on both sides of the midline that are clearly visible. This species has been known for around 75 years. Most examples have been found in the Australian soil fossil layer, known as Ediakara Hill. Unfortunately the situation is not well maintained. But when Ilya Bobrovskiy found it at 100 meters above the cliff in the White Sea region, Dickinsonia fossils were in good condition, so they still contained fat molecules. The researchers were able to isolate this fat and conclusively identify it as cholesterol, a type of fat found only in animals.

Paleontologists generally study the structure of fossils, but Bobrovskiy extracts and analyzes molecules from the Dickinsonia fossils to make new breakthrough discoveries. Bobrovskiy and his colleagues identified biomarkers of hydrocarbons (molecular fossils of fat and other biological compounds) extracted from Dickinsonia fossils using a technique known as gas chromatography. This step allows them to detect specific molecules in fossils, and measure the abundance of these compounds. The “striking abundance” of cholesterol molecules with more than 93 percent of extracted organic material was detected in the specimen. That figure is far more than the 11 percent detected in the surrounding sediments. “The fossil fat molecules we found proved that these animals were large and abundant in population 558 million years ago, millions of years earlier than previously thought,” explained co-author Jochen Brocks.

He continued, scientists have fought for more than 75 years for Dickinsonia and other strange fossils from Edikara Biota, such as single-celled amoeba, lichens, which are experiments of evolutionary failure or the earliest animals on Earth. “Fossil fat now confirms Dickinsonia as the oldest known animal fossil, answering the old mystery that has become the ‘Holy Grail of Palaeontology’.”

But not all experts agree with Bobrovskiy’s findings. Alex Liu, a paleontologist at the University of Cambridge, United States, who was not involved in one study. He doubted if Dickinsonia was said to be the first animal on Earth. To Gizmodo Liu said, Dickinsonia was a complex organism, so it could have had its own ancestors. “There are also a number of other candidate animal fossils known in Ediakara records that may be tens of millions of years older, while molecular clock studies show that the first animals probably evolved as much as 100 million years before Dickinsonia’s emergence,” Liu said. Liu emphasized, “What is important from this study is that it can ensure that Ediakara fossils are animals – this process is very difficult to do based only on morphology, but now we have traces of fossils, development data, and biomarkers which all point to the same conclusion.”

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Dickinsonia, Hewan Tertua Di Dunia

Dickinsonia

Dickinsonia, hewan yang telah ada sekitar 558 juta tahun lalu. Sekilas mirip lumut kerak  atau amoeba raksasa seperti spekulasi para ahli sebelumnya. Namun sebuah penelitian dalam jurnal Science telah mematahkan pendapat ini. Temuan ini disebut “Holy Grail of Palaeontology” oleh para peneliti. Penelitian tersebut berdasarkan penemuan fosil Dickinsonia di wilayah Laut Putih, Barat Laut Rusia, oleh Ilya Bobrovskiy dari Australian National University.

Dickinsonia hidup pada periode Ediakara, 20 juta tahun sebelum “Letusan Kambrium”. Peristiwa tersebut terjadi pada periode Kambrium (541 juta tahun lalu) yang menghasilkan kelompok hewan berstruktur rumit–seperti cacing dan moluska. Kelahiran sejumlah besar organisme kompleks ini dispekulasikan berkat meningkatnya kandungan oksigen. Sebelum sekitar 580 juta tahun yang lalu, sebagian besar organisme masih memiliki struktur sederhana, terdiri dari sel-sel individual yang kadang-kadang diorganisasikan ke dalam koloni. Selama 70 atau 80 juta tahun berikutnya, laju evolusi semakin cepat dan keragaman kehidupan mulai menyerupai hari ini. Proses berakhir dengan peristiwa kepunahan Cambrian-Ordovician, sekitar 488 juta tahun yang lalu.

Fosil Dickinsonia yang ditemukan oleh Ilya Bobrovskiy berukuran panjang 1,4 meter. Hewan ini berbentuk lonjong, dengan sejumlah besar tonjolan halus yang tersusun di kedua sisi garis tengah yang terlihat jelas. Spesies ini telah dikenal selama sekitar 75 tahun. Sebagian besar contoh telah ditemukan di lapisan fosil tanah Australia, yang dikenal sebagai Bukit Ediakara. Sayangnya keadaannya tidak terpelihara dengan baik. Namun saat Ilya Bobrovskiy menemukanya di ketinggian 100 meter di atas tebing di wilayah Laut Putih, fosil Dickinsonia dalam keadaan baik, sehingga masih mengandung molekul lemak. Para peneliti mampu mengisolasi lemak ini dan mengidentifikasi secara konklusif sebagai kolesterol, sejenis lemak yang hanya ditemukan pada hewan.

Ahli Paleontogi umumnya mempelajari struktur fosil, tetapi Bobrovskiy mengekstrak dan menganalisis molekul dari dalam fosil Dickinsonia untuk membuat penemuan terobosan baru. Bobrovskiy dan rekan-rekannya mengidentifikasi biomarker hidrokarbon (fosil molekuler lemak dan senyawa biologis lain) yang diekstrak dari fosil Dickinsonia menggunakan teknik yang dikenal sebagai spektrometri-kromatografi gas. Langkah ini memungkinkan mereka untuk mendeteksi molekul spesifik dalam fosil, dan mengukur kelimpahan senyawa-senyawa tersebut. “Kelimpahan yang mencolok” dari molekul kolesterol dengan lebih dari 93 persen material organik yang diekstraksi, terdeteksi di dalam spesimen. Angka itu jauh lebih dari 11 persen yang terdeteksi di sedimen sekitarnya. “Molekul lemak fosil yang kami temukan membuktikan bahwa hewan ini besar dan melimpah populasinya 558 juta tahun lalu, jutaan tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya,” jelas rekan penulis Jochen Brocks.

Ia melanjutkan, para ilmuwan telah berjuang selama lebih dari 75 tahun atas Dickinsonia dan fosil aneh lainnya dari Biota Edikara, seperti amuba bersel tunggal, lumut kerak, yang merupakan percobaan gagal evolusi atau hewan paling awal di Bumi. “Lemak fosil kini menegaskan Dickinsonia sebagai fosil hewan tertua yang diketahui, menjawab misteri lama yang telah menjadi ‘Holy Grail of palaeontology’.” 

Namun tidak semua ahli setuju dengan temuan Bobrovskiy. Alex Liu, seorang paleontolog di University of Cambridge, Amerika Serikat, yang tidak terlibat studi salah satunya. Ia ragu bila Dickinsonia dikatakan hewan pertama di Bumi. Kepada Gizmodo Liu mengatakan, Dickinsonia merupakan organisme yang sudah kompleks, sehingga bisa saja sudah memiliki nenek moyang tersendiri. “Ada juga sejumlah fosil hewan kandidat lain yang dikenal dalam catatan Ediakara yang mungkin puluhan juta tahun lebih tua, sementara studi jam molekuler menunjukkan hewan yang paling pertama kemungkinan berevolusi sebanyak 100 juta tahun sebelum munculnya Dickinsonia,” kata Liu. Liu menegaskan, ”Yang penting dari studi ini adalah bisa memastikan bahwa fosil Ediakara sebagai hewan—proses ini sangat sulit dilakukan hanya berdasarkan morfologi, tetapi sekarang kita memiliki jejak fosil, data perkembangan, dan biomarker yang semuanya menunjuk pada kesimpulan yang sama.”

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Alpine iLX-F309E

Alpine

Another Head Unit product from Alpine, iLX-F309E. This head unit has a floating type. Using a 1-DIN chassis with a 9 inch high resolution touch screen system. This 9 inch touch screen can connect to your smartphone. You can connect it via USB or Bluetooth port, because this head unit system already supports Apple CarPlay and Android Auto applications.

In addition, this head unit can be your vehicle’s navigation system, so that your trip gets smoother. To run this navigation feature, you can do it with a voice command system.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Alpine iLX-F309E

Alpine

Satu lagi produk Head Unit dari Alpine, iLX-F309E. Head unit ini bertipe floating. Menggunakan chassis 1-DIN dengan sistem layar sentuh beresolusi tinggi berukuran 9 inch. Layar sentuh 9 inch ini dapat terhubung ke smartphone Anda. Anda bisa menghubungkannya melalui port USB atau bluetooth, karena sistem head unit ini sudah mendukung aplikasi Apple CarPlay dan Android Auto.

Selain itu, head unit ini dapat menjadi sistem navigasi kendaraan anda, sehingga perjalanan Anda semakin lancar. Untuk menjalankan fitur navigasi ini, Anda dapat melakukannya dengan sistem voice command.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Looking for parking? Just Use Google Maps!

Google Maps

Google Maps has just released a new feature that can recommend parking to users. For example, when we are heading to a shopping place, Google Maps can show us the nearest parking space.

The parking indicator feature will appear as a pop up when the user is halfway to the intended location such as a shopping center or park area. If the user does not follow the recommended instructions, then the pop up will automatically disappear. The parking area marker will appear as a P symbol in the Google Maps application. If you follow the parking recommendation, you can add an add stop as a stop for your vehicle. Next, after you park your vehicle, Google Maps will show you the way from the parking lot to the location you are going to.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Cari Parkir? Pakai Saja Google Maps!

Google Maps

Google Maps baru saja merilis fitur baru yang dapat merekomendasikan tempat parkir kepada penggunanya. Misal, ketika kita sedang menuju sebuah tempat perbelanjaan, maka Google Maps dapat menunjukkan kepada kita tempat parkir terdekat.

Fitur penunjuk parkir akan muncul sebagai pop up ketika pengguna sudah setengah jalan menuju lokasi yang dituju seperti pusat perbelanjaan atau area taman. Jika pengguna tidak mengikuti petunjuk yang direkomendasikan, maka pop up akan otomatis menghilang. Penujuk area parkir akan muncul sebagai simbol P di aplikasi Google Maps. Jika anda mengikuti rekomendasi tempat parkir, anda dapat menambahkan add stop sebagai tempat pemberhentian kendaraan anda. Selanjutnya, setelah Anda memarkirkan kendaraan, maka Google Maps akan menunjukkan jalan dari tempat parkir menuju lokasi yang Anda tuju.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

GALAXY A9 PRO

Galaxy A9 Pro

Not only will the Galaxy A7 Pro be launched in the near future, but there is also a Galaxy A9 Pro that will appear with 5 cameras. Like other Samsung smartphones, the Galaxy A9 Pro is carried with decent specifications. The display section is an infinite display type with a size of 6.28 inch Full HD + resolution. This smartphone has a Snapdragon 710 processor brain with a choice of 4GB and 6GB RAM. This smartphone has an internal memory of 64 GB, and a battery capacity of 3,720 mAh.

The camera specifications of the Samsung Galaxy A7 Pro have a 24 MP IMX576 sensor. While the rear part consists of a 24 MP main camera, a 120 degree 8 MP wide angle camera. 10 MP zoom camera and 5 MP. The launch of this smartphone will be held on October 11, 2018 in Kuala Lumpur, Malaysia.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

GALAXY A9 PRO

Galaxy A9 Pro

Tidak hanya Galaxy A7 Pro yang akan diluncurkan Samsung dalam waktu dekat, tetapi juga ada Galaxy A9 Pro yang akan tampil dengan 5 kamera. Seperti smartphone Samsung lainnya, Galaxy A9 Pro diusung dengan spesifikasi yang lumayan. Bagian display tipe infinite display dengan ukuran 6,28 inch beresolusi Full HD+. Smartphone ini memiliki otak processor Snapdragon 710 dengan pilihan RAM 4 GB dan 6 GB. Smartphone ini memiliki memori internal sebesar 64 GB, serta baterai berkapasitas 3.720 mAh.

Spesifikasi kamera yang dimiliki Samsung Galaxy A7 Pro yaitu memiliki sensor IMX576 berukuran 24 MP. Sementara bagian belakang terdiri dari kamera utama 24 MP, kamera wide angle 120 derajat 8 MP. kamera zoom 10 MP dan 5 MP. Peluncuran smartphone ini akan dilaksanakan pada 11 Oktober 2018 bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar